Senin, 13 Januari 2014

Binatang Purba yang Menakjubkan

KITA takkan tahu seperti apa hewan-hewan yang hidup pada ribuan atau jutaan tahun yang lalu, jika saja para ilmuwan tidak menemukan fosil-fosil mereka di berbagai tempat, di berbagai belahan dunia. Dari penemuan-penemuan itu, kita kini tahu bahwa hewan zaman dulu beda dengan hewan masa kini, meski ada pendapat bahwa hewan zaman dulu merupakan nenek moyang hewan masa kini. 
Hollywood beberapa kali membuat film dengan tokoh hewan-hewan purba itu. Sebut saja film berjudulDinosaur dan The Jurassic Park yang dibuat berseri. Tentu, kesannya hewan-hewan itu ganas dan mengerikan. 

Namun demikian, bagi sebagian orang, bahkan ilmuwan, hewan-hewan itu menakjubkan dan tak terbayangkan jika mereka tetap hidup saat ini. Berikut 24 Hewan Purba yang menakjubkan, yang datanya diolah dari berbagai sumber, termasuk dari LiveScience :

1. Dino Turkey
Hewan ini mirip kalkun raksasa, dan juga tidak bisa terbang meski bersayap. Tingginya 2 meter dengan bulu berwarna cerah dan cakar besar seperti cakar burung raksasa. Hewan ini dapat berlari dengan kecepatan hingga 40 kilometer per jam.

Menurut para ilmuwan, hewan bernama latin hagryphus giganteus ini sejenis dinosaurus, namun dari kelompok raptor karena juga merupakan hewan pemakan daging (karnivora). 

Fosil Dino Turkey ditemukan di selatan Utah, Amerika. Binatang purba ini diduga "berkelana" ke New Mexico dari tempat asalnya di Kanada, sekitar 75 juta tahun lalu.


2. Plesiosaurus
Reptil laut bertubuh besar dan bernama latin sauropterygian ini hidup di awal periode Jurassic. Keberadaannya diketahui berdasarkan kerangka yang nyaris utuh yang ditemukan di Inggris.

Ketika isu tentang monster di Danau Loch Ness merebak, monster itu sempat diduga merupakan penampakan dari hewan ini, namun para ilmuwan segera membantah karena selain hewan ini telah punah, juga kepalanya lebih kecil dibanding kepala monster Loch Ness yang wujudnya sempat dilihat sejumlah orang, dan bahkan diabadikan dalam sebuah lukisan.

Selain itu, plesiosaurus memiliki leher yang panjang dan ramping, tubuh yang lebar seperti penyu, berekor pendek, dan memiliki dua pasangan "dayung besar" yang bentuknya memanjang. 


3. Aerosteon Dinosaur
Hewan ini merupakan keluarga dinosaurus theropoda allosauroid yang hidup pada periode akhir cretaceous di sebuah wilayah yang kini menjadi negara Argentina. Fosilnya yang diperkirakan berusia 84 juta tahun, ditemukan pada 1996 di Anacleto. Aerosteon dinosaur memiliki beberapa spesies. Salah satunya, dan yang paling dikenal adalah Aerosteon riocoloradensis. Fosilnya ditemukan 1 kilometer di sebelah utara Colorado Río, Provinsi Mendoza. 

Aerosteon dinosaur memiliki tinggi 9 meter dan memiliki sistem pernapasan yang mirip sistem pernapasan burung, namun termasuk hewan karnivora. 

Nama Aerosteon berasal dari bahasa Yunani, yakni aer yang berarti udara, dan osteon yang berarti tulang. 


4. Megapiranha
Ikan karnivora bergigi setajam gergaji ini ditengarai merupakan nenek moyang ikan piranha modern yang hidup di Sungai Amazon, dan hidup pada periode akhir Miosen (antara 8-10 juta tahun lalu).

Hewan dari keluarga characin serrasalmid ini telah punah, dan kala masih eksis, diperkirakan dapat hidup dengan tubuh hingga sepanjang 1 meter, atau empat kali lebih panjang dari ikan piranha modern.

Keberadaan ikan ini diketahui setelah fosilnya ditemukan pada 2009 di Argentina. Meski fosil yang ditemukan tidak dalam keadaan lengkap, namun diyakini bahwa hewan ini mematikan karena memiliki deretan gigi zigzag yang serupa dengan gigi piranha modern. Deretan gigi itu dilengkapi satu baris gigi yang berfungsi untuk memotong mangsanya, dan dua baris gigi yang agaknya berfungsi untuk mengunyah tanaman yang dimakan.


5. Camarasaurus
Nama hewan ini berarti 'kadal bilik' karena tulang hewan ini memiliki ruang berongga. Camarasaurus merupakan keluarga dinosaurus herbivora yang umum disebut dinosaurus sauropoda, dan berkaki empat. fosilnya ditemukan di Formation Morrison of Colorado dan Utah, Amerika Serikat. 

Camarasaurus hidup pada periode akhir Jurassic (antara 155 dan 145 juta tahun lalu), dan hidup di wilayah yang kini menjadi Gurun Sahara. Ukuran panjang maksimum tubuhnya sekitar 15 meter dengan tinggi bisa mencapai 23 meter dan berat maksimum 47 ton.

Tengkorak hewan ini melengkung dengan wajah berbetuk persegi dan bermoncong tumpul. Panjang gigi-giginya yang bisa mencapai 19 inci dan berbentuk seperti pahat (spatulate), berderet dengan teratur dan rata pada rahangnya. Sementara tungkai depannya memiliki lima jari dengan cakar yang besar dan tajam.

Sama seperti kebanyakan sauropoda, tungkai depan Camarasaurus lebih pendek dibanding yang belakang. Namun demikian, bahunya justru sedikit miring ke belakang.


6. Mammoth 
Hewan mirip gajah modern ini memiliki "rambut gondrong " yang luar biasa tebal. Hewan ini juga bergading melengkung dan memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari mastodon, karena mammoth dapat memiliki tinggi hingga 4 meter dan bobot hingga 12 ton.

Hewan yang dijadikan karakter utama dalam film kartun Ice Age ini punah sekitar 10.000 tahun lalu, dan hingga kini para ilmuwan belum yakin bahwa hewan ini punah akibat perubahan iklim yang ekstrem seperti berakhirnya Zaman Es, atau akibat perburuan oleh manusia. Bahkan ada beberapa ilmuwan yang berpikir bahwa hewan ini punah akibat jatuhnya meteor yang juga diduga menjadi penyebab punahnya dinosaurus.

Mammoth diperkirakan hidup dari periode Pliosen (sekitar 5 juta tahun lalu) hingga periode Holocene (sekitar 4.500 tahun lalu) di Eropa, Asia, dan Amerika Selatan yang meliputi hingga wilayah Mexico. Mammoth merupakan anggota keluarga Elephantidae yang merupakan nenek moyang gajah modern.


7. Dunkleosteus Terrelli
Para ilmuwan menduga kalau ikan prasejarah ini merupakan raja para binatang yang hidup 400 juta tahun lalu, karena ukurannya yang luar biasa, yakni bisa mencapai panjang 33 meter dan bobot 4 ton, serta dapat memangsa dua ekor hiu modern sekaligus.

Ikan ini merupakan salah satu dari keluarga placoderma arthrodireterbesar yang pernah hidup pada periode akhir Devon (sekitar 380-360 juta tahun lalu), dan merupakan predator puncak hypercarnivorous

Dunkleosteus awalnya dimasukkan dalam keluarga dinichthyidae, keluarga yang sebagian besar merupakan arthrodires karnivora seperti gorgonichthys. Namun pendalaman terhadap detil fosil hewan ini yang ditemukan di Amerika Utara, Polandia, Belgia dan Maroko, membuatnya dimasukkan dalam keluargaarthrodire pachyosteomorph.


8. Leviathan Melvillei
Nenek moyang paus modern ini punah sekitar 25 juta tahun lalu. Berbeda dengan paus yang saat ini kita kenal, yang terkesan lembut dan tak berbahaya, Leviathan Melvillei merupakan predator berbahaya dengan gigi-gigi yang mengerikan dan mata besar yang diduga menjadi indera terbaiknya saat berburu mangsa.

Dari fosilnya yang ditemukan dilepas pantai Peru pada Juni 2010, diketahui kalau tengkorak ikan ini memiliki panjang 3 meter, sementara panjang tubuhnya bisa mencapai 18 meter.

Oleh ilmuwan, paus raksasa ini dinamai Leviathan Melvillei, diambil dari nama Herman Melville, penulis novel fiksi Moby Dick. Rahang kiri dan kanannya dilengkapi gigi-gigi yang tajam dan runcing, yang panjangnya mencapai 36 sentimeter, sementara gigi-gigi di rahang depan atas dan depan bawahnya mencapai 12 sentimeter. Hewan ini diduga tak hanya memangsa hewan lain yang selautan dengannya, tetapi juga memangsa sesamanya.


9. Giant Snake
Di banding masa kini, ular prasejarah berukuran jauh lebih besar. Bahkan ukuran ular dalam film Anaconda tidak seberapa dibanding ukuran tubuh ular-ular purba tersebut.

Dari fosil yang ditemukan para ilmuwan, diketahui kalau ular purba bisa mencapai panjang 13 meter dan berat 1 ton lebih. Wilayah hidupnya di tempat dimana kini menjadi wilayah Amerika Selatan. Ular-ular ini hidup sekitar 60 juta tahun silam.


10. Aquatic Turtles
Nenek moyang penyu modern ini hidup sekitar 220 juta tahun lalu di perairan yang kini masuk wilayah China.

Tampilan penyu aquatic ini unik, karena meski memiliki cangkang di perut, namun punggungnya "telanjang". Tidak seperti penyu modern yang seluruh tubuhnya dilindungi cangkang, sehingga kaki dan kepalanya bahkan dapat ditarik masuk ke cangkang tersebut.

Seperti halnya kura-kura moden, kura-kura purba bernama latin Odontochelys semitestacea ini juga lebih banyak menghabiskan waktu di air. Mereka berenang-renang dan mencari makan di samudera yang luas.


11. Pseudotoothed Birds 
Bayangkanlah jika burung yang hidup saat ini memiliki tubuh seukuran tubuh pesawat Cessna, pesawat kecil dalam industri pesawat terbang. Mengerikan bukan?

Pseudotoothed Birds hidup di awal periode Paleosen hingga akhir periode Eosen (sekitar 50 juta tahun lalu). Burung raksasa ini diyakini merupakan salah satu nenek moyang burung modern yang kita kenal saat ini, dan hidup di wilayah-wilayah yang kini menjadi wilayah Inggris, namun berkelana hingga wilayah-wilayah yang kini menjadi wilayah Maroko dan Kazakhstan.

Burung dari keluarga Odontopterygiformes ini memiliki kepala dan leher mirip angsa, namun bergigi. Bentangan sayapnya bisa mencapai 2-3 meter. Burung ini diketahui gemar terbang di atas samudera dan juga mencari mangsa di lautan seperti burung camar modern. 


12. Hurdia Victoria
Hewan ini termasuk spesies anomalocaridid yang telah punah dan hidup pada periode Cambrian (sekitar 505 juta tahun lalu). Hewan ini diduga kuat merupakan nenek moyang Arthropoda modern dan masih memiliki garis keturunan dengan Anomalocaris

Hurdia merupakan salah satu organisme kambrium terbesar yang hidup di lautan. Panjangnya bisa mencapai sekitar 50 sentimeter. Kepalanya memiliki sepasang cakar besar dan berduri, yang berfungsi untuk menyekop makanan untuk dimasukkan ke mulutnya. 

Hurdia juga memiliki tempurung berongga di depan kepalanya, yang hingga kini masih belum diketahui apa fungsinya, namun diyakini tak dapat dijadikan sebagai alat pertahanan diri karena tempurung berongga tersebut memiliki dasar yang lunak.

Hurdia termasuk hewan predator, atau mungkin juga pemulung. Bentuk cakarnya yang lebih sederhana dibanding Anomalocaris, menunjukkan bahwa hewan ini memangsa korban yang lebih lemah darinya. 


13. Limusaurus 

Dari penemuan fosilnya, hewan ini diketahui memiliki tiga jari pada tangannya yang digunakan untuk membantunya berdiri dari posisi berbaring. 

Limusaurus termasuk keluarga dinosaurus theropoda herbivora (pemakan tumbuhan) yang hidup pada periode Jurassic, dan hidup di kawasan yang kini menjadi wilayah Asia Timur, termasuk China. 

Dari lokasi temuan fosilnya, para ilmuwan menduga kalau ketika jenis hewan ini masih hidup, Asia masih terhubung dengan benua-benua lain, dan belum dipisahkan lautan seperti saat ini.

Yang juga menarik, dari penemuan fosilnya juga muncul dugaan bahwa hewan ini merupakan bentuk transisi dari evolusi keluarga dinosaurus ke bentuk hewan bersayap modern.

Limusaurus bertubuh kecil dan langsing, dengan panjang sekitar 1,7 meter. Penemuan fosil hewan ini merupakan penemuan hewan ceratosaur pertama dari Asia Timur, yang membuka pengetahuan tentang adanya makhluk ini di zaman prasejarah. Sekaligus memberi pengetahuan kalau karakteristik hewan ini memiliki banyak kesamaan dengan coelophysoids dan tetanurans. Bahkan bentuk fisik hewan ini memunculkan kesimpulan bahwa Limusaurus memiliki hubungan genus yang erat dengan Ceratosauria clades dan Tetanurae.


14. Giganotosaurus
Hewan ini merupakan keluarga dinosaurus pemakan daging dengan tubuh terbesar di zamannya, yakni di akhir periode Mesozoic (sekitar 97 juta tahun lalu). Hewan ini bisa memiliki panjang hingga 55 meter dan berat lebih dari 8 ton. Hewan ini menjelajahi kawasan berawa-rawa yang kini menjadi wilayah Amerika Selatan.

Sebelum fosil hewan ini ditemukan, para ilmuwan meyakini bahwaTyrannosaurus rex adalah "raja para dinosaurus" karena dinosauruspemakan daging (karnivora) ini memiliki tubuh paling besar dari semua fosil dinosaurus yang ditemukan sebelumnya.

Giganotosaurus berjalan tegak dengan dua kaki belakang besar dan kuat. Namun demikian, hewan ini diyakini termasuk hewan yang cukup tangkas dalam bergerak karena ekornya yang tipis dan runcing yang ditengarai digunakan untuk mengatur keseimbangan tubuh dan untuk membantunya bergerak dengan cepat. Hewan ini diperkirakan dapat berlari dengan kecepatan 31 meter per jam, relatif cukup cepat untuk hewan berukuran seperti dirinya.


15. Troodon
Inilah keluarga dinosaurus yang dianggap sebagai salah satu jenis dinosaurus yang memiliki otak luar biasa brilian alias amat cerdas. Hewan ini hidup pada akhir periode Cretaceous (sekitar 75-65 juta tahun lalu).

Kecerdasan hewan ini terindetinfikasi dari ukuran otaknya yang luar biasa besar, melebihi otak manusia, namun untuk ukuran tubuh, hewan ini termasuk berukuran mini dibanding jenis dinosaurus yang lain, karena Troodon hanya memiliki panjang 2,4-3,5 meter, tinggi sekitar 1,7 meter dan bobot 55 kilogram.

Troodon (dibaca tro-odon) memiliki leher panjang, gigi gerigi yang tajam, bermata besar yang agak menonjol, dan memiliki lengan panjang yang dapat melipat seperti sayap burung. Ukuran mata hewan ini ditengarai membuat hewan ini memiliki penglihatan yang amat tajam, dan hewan ini juga ditengarai memiliki indera penciuman yang amat baik.

Troodon termasuk predator. Kecerdasan otak, ketajaman penglihatan dan penciumannya, membuat "hewan kecil" ini termasuk yang amat berbahaya di zamannya. Apalagi karena hewan ini dapat berlari dengan sangat cepat. Jika Anda pernah menonton film Jurassic Park, Anda dapat melihat betapa sulitnya untuk lolos dari hewan ini jika telah menjadi target buruannya.

Troodon juga termasuk jenis hewan theropoda. Ada bukti bahwa Dinosaurus "kecil" berbulu ini merawat sendiri anak-anaknya setelah sang anak menetas dari telur, dan jika kepepet, hewan ini bisa saja memakan telur dinosaurus lain.


16. Darwinopterus
Hewan ini merupakan reptil terbang dan merupakan predator di udara. Mangsanya mamalia dan dinosaurus bertubuh kecil.

Darwinopterus hidup pada periode Jurrasic (sekitar 160 juta tahun lalu). Dari 30-40 spesimen yang semuanya ditemukan di Formasi Tiaojishan, China, diketahui kalau hewan ini memiliki tiga spesies yang berbeda, yang dicirikan berdasarkan pada ukuran tubuh dan bentuk giginya. Yakni darwinopterus modularis yang memiliki tengkorak berukuran panjang, darwinopterus linglongtaensis yang memiliki tengkorak yang lebih pendek, dan darwinopterus robustodens yang memiliki gigi amat kuat. 

Adanya tiga jenis hewan ini diyakini ilmuwan sebagai pertanda bahwa ketiganya hidup di relung ekologi yang berbeda, dan darwinopterus modularis merupakan hewan dari genus pterosaurus generasi pertama yang kemudian berevolusi menjadi darwinopterus linglongtaensis. dan darwinopterus linglongtaensis berevolusi lagi menjadi darwinopterus robustodens.

Namun demikian, secara umum darwinopterus memiliki ciri khas berupa tulang hidung yang tipis, tulang pinggul yang memanjang (Illium), dan antara gigi yang satu dengan gigi yang lain pada rahang, terdapat jarak, sementara di ujung rahang terdapat gigi yang panjang, lebih panjang dari gigi-gigi yang lain.

Selain itu, hewan ini memiliki tulang tangan yang relatif pendek, bahkan lebih pendek dari tulang paha, namun memiliki ekor yang panjang, dan memiliki lebih dari 20 ruas tulang belakang.


17. European Cave Bears
Meski keluarganya yang hidup di abad modern termasuk hewan pemakan daging (karnivora), beruang yang diduga punah pada 27.500 tahun yang lalu ini merupakan hewan pemakan tumbuhan (herbivora). 

Dari fosil yang ditemukan, hewan ini hidup di gua-gua di sepanjang wilayah barat Benua Eropa, dari Spanyol hingga Pegunungan Ural di Rusia. Sebagaimana layaknya hewan purba, European Cane Bears memiliki tubuh teramat besar. Bobotnya bahkan dapat mencapai 1.000 pon atau 2.000 kilogram.

Semula, para pakar paleontologi menduga hewan ini punah sekitar 30.000 tahun yang lalu, namun penggunaan radiokarbon untuk meneliti fosil-fosilnya, menemukan fakta baru bahwa hewan jenis ini punah 3.000 tahun lebih lambat dari perkiraan semula.

Punahnya hewan bernama latin Ursus spelaeus ini akibat perubahan lingkungan yang ekstrim yang memicu datangnya zaman es. Suhu yang turun hingga melampaui titik beku, membuat European Cave Bears kehilangan makanan dan tak dapat bertahan hidup. Selain itu, mereka juga diduga menjadi korban perburuan manusia Neanderthal, manusia purba yang hidup di zaman itu. 


18. Giant Ape
Kera purba ini memiliki watak campuran antara gorila dan simpanse. Fosilnya yang ditemukan di Kongo, Afrika, menunjukkan kalau ketika mati, umur kera itu sekitar 200.000 tahun dari sekarang.

Kera purba ini bertubuh luar biasa besar, yakni mencapai tinggi 10 meter saat berdiri, dan memiliki bobot hingga 1.200 pon atau 2.400 kilogram. 

Para ilmuwan meyakini, jika mengacu pada penemuan ini, kera raksasa ini lebih dulu ada di Bumi dibanding manusia, karena berdasarkan berbagai artefak dan fosil yang ditemukan yang berkenaan dengan manusia, seperti musik, gambar, jarum dan "alat -alat canggih" lainnya, manusia baru muncul sekitar 50.000 tahun yang lalu.


19. Woolly Rhinoceros
Kerabat badak modern ini diketahui hidup di wilayah yang kini menjadi negara Inggris dan Thuringia Utara di Jerman. Fosilnya antara lain ditemukan di Staffordshire, Inggris, pada 2002.

Berbeda dengan badak modern, badak purba ini memiliki bulu yang amat tebal karena lingkungan di daerah dimana hewan ini hidup, tidak seperti saat ini. Kala itu. jika musim dingin tiba, suhu turun hingga -22 derajat Celcius. Sementara ketika musim panas tiba, udara menjadi begitu kering dan panas, melebihi panasnya udara di abad modern.

Wooly Rhinoceros diduga punah sekitar 42.000 tahun lalu. Dari gigi-giginya yang tajam, hewan ini diduga termasuk hewan karnivora dan masuk golongan predator. 

Belum diketahui dengan persis apa penyebab matinya badak-badak purba ini, karena ilmuwan tidak menemukan jejak penyakit atau perburuan pada fosilnya. Diduga, hewan ini mati akibat suatu kejadian yang belum diketahui dipicu oleh apa.


20. Indohyus
Babi India dari keluarga artiodaktil yang telah punah ini hidup di wilayah yang kini menjadi negara India, tepatnya di Pegunungan Himalaya, pada periode Eosen (sekitar 48 jutan tahun lalu). Hewan mirip rusa kecil ini merupakan kerabat dekat ikan paus.

Fosil hewan ini ditemukan di antara batu-batu di Kashmir oleh ahli geologi India A Rao Ranga, dan selama lebih dari 30 tahun dia mencoba membongkar batu-batu itu agar fosil dapat diangkat secara utuh. Sayang, hingga sang imuwan meninggal, usahanya belum selesai.

Istri Rao kemudian menyerahkan penemuan itu kepada Profesor Thewissen, dan saat pengerjaan menyingkirkan batu-batu dilanjutkan, salah seorang teknisi mengalami kejadian yang membuat salah satu tengkorak fosil itu pecah. Dari tengkorak ini mereka menemukan kalau struktur telinga hewan ini terbentuk dari tulang ectotympanic, namun dalam bentuk yang sangat tidak biasa karena mirip tengkorak paus dan Pakicetus.

Dengan ukuran tubuh seperti seekor racoon atau kucing lokal India, ciri-ciri ikan paus yang dimiliki binatang mirip rusa ini menunjukkan tanda-tanda adaptasi terhadap kehidupan di air. Terutama dari lapisan tulangnya yang berat dan tebal, mirip tulang kuda nil modern. Ketebalan dan bobot tulang ini mengurangi daya apung Indohyus, sehingga hewan-hewan ini dapat tinggal di bawah air. Ini menunjukkan strategi bertahan mirip dengan pelanduk Afrika modern atau chevrotain air yang ketika terancam oleh burung pemangsa, menyelam ke dalam air untuk bersembunyi di dasarnya. 


21. Glypto Armadillo (Glyptodon)
Kerabat dekat armadillo modern ini hidup pada periode Pleitosan (sekitar 18 juta tahun yang lalu). Ukurannya luar biasa besar, karena panjang tubuhnya bisa lebih dari 3,3 meter, dan berat mencapai 4 ton.

Binatang dari keluarga Glyptodontidae ini mirip kura-kura yang tubuhnya "dikungkung", dan merupakan hewan herbivora. Ia memakan rumput dan tanaman lain yang timbuh di dekat sungai dan aliran air yang kecil.

Cangkang pelindung glyptodon terdiri dari lebih dari lempeng tulang tebal yang disebut osteoderms atau scutes. Setiap spesies hewan ini memiliki pola osteoderm yang berbeda-beda dan unik. 

Namun meski cangkang ini merupakan perlindungan lapis baja, glyptodon tidak bisa menarik kepalanya ke dalam, tidak seperti kebanyakan kura-kura. Namun demikian, mereka memiliki pelindung kepala berupa "topi" dari tulang yang berada di atas tengkorak kepala, dan mereka juga memiliki cincin tulang untuk perlindungan. 

Hewan ini diketahui hidup di Pegunungan Andes, Chili.


22. Smilodon
Hewan ini sering disebut kucing bertaring tajam, tapi ada yang salah menyebutkannya sebagai harimau bergigi pedang.

Smilodon adalah keluarga machairodonts yang telah punah, dan merupakan hewan endemik Amerika Utara dan Selatan yang hidup pada periode Pleistosen.

Julukan "gigi pedang" mengacu pada gigi taring di rahang atasnya yang ekstra panjang, meski hewan ini sebenarnya tidak memiliki hubungan keluarga dengan harimau yang berasal dari subfamili Pantherinae, sementara Smilodon dari subfamili Machairodontinae

Keberadaan smilodon dipublikasikan oleh pelukis naturalis yang juga paleontolog Denmark, Peter Wilhelm Lund, pada 1841 setelah dia menemukan sejumlah fosil dari hewan-hewam di gua-gua dekat kota kecil Lagoa Santa, di negara bagian Minas Gerais, Brasil.

Smilodon memiliki beberapa spesies, namun hanya tiga yang diakui berdasarkan bukti genetik yang menunjukkan bahwa anggota genus ini merupakan garis keturunan utama kucing modern (subfamili Felinae).

Yang pertama adalah Smilodon gracilis yang hidup 2,5 juta-500.000 tahun lalu. Ini spesies terkecil dan paling awal, dengan berat antara 55-100 kilogram. Smilodon jenis ini merupakan penerus Megantereon di Amerika Utara, sehingga ada dugaan bahwa Smilodon ini merupakan hasil evolusi Megantereon.

Yang kedua Smilodon fatalis. Hidup antara 1,6 juta-10,000 tahun lalu, dan merupakan hasil evolusi Smilodon gracilis. Dari Amerika Utara dan Selatan, hewan ini "menyerbu" Amerika bagian barat sebagai bagian dari Great American Interchange. Ada yang menganggap Smilodon californicus dan Smilodon floridanus yang tak diakui sebagai spesies smilodon asli, merupakan subspesies dari Smilodon fatalis .

Yang ketiga Smilodon populator. Kucing purba ini hidup antara 1 juta-10.000 tahun lalu di bagian timur Amerika Selatan. 

Smilodon rata-rata memiliki bobot sekitar 250 kilogram, namun meski bertaring tajam, Smilodon fatalis memiliki gigitan yang lebih lemah dari singa modern. 


23. Haast's Eagle
Hewan dari keluarga Harpagornis moorei ini merupakan spesies elang besar yang pernah hidup di Pulau Selatan Selandia Baru. Mangsanya terutama burung terbang raksasa yang disebut moa, yang tidak dapat mempertahankan diri dari kemampuan terbang elang ini yang bisa mencapai 80 kilometer perjam, dan kekuatan cengkeraman jari-jari kakinya.

Haast's Eagles merupakan elang terbesar yang diketahui pernah hidup di Bumi. Ukuran tubuhnya itu melebihi ukuran burung nasar modern yang terbesar. 

Haast's Eagle betina bertubuh lebih besar dari yang jantan. Bobotnya sekitar 10-15 kilogram. Sementara yang jantan "hanya" 9-12 kg. Hewan ini memiliki lebar sayap yang panjangnya proporsional, tetapi relatif pendek untuk ukuran tubuh mereka. Jika diukur, panjang sayapnya 2,6-3 meter. 


24. Quetzalcoatlus
Hewan ini merupakan keluarga pterosaurus pterodactyloid yang hidup di Amerika Utara pada akhir periode Maastrichtian (sekitar 23 juta-65,5 juta tahun lalu), dan merupakan salah satu hewan terbang terbesar yang dikenal hingga saat ini. 

Hewan ini berleher kaku, namun berparuh sangat tajam. Bentangan sayapnya bisa selebar 10-11 meter. Meski jago terbang, para ilmuwan meyakini bahwa hewan ini tidak mencari mangsa di udara, melainkan di darat. Mangsanya adalah bayi-bayi dinosaurus, termasuk bayi Tyrannosaurus Rex

Perbedaan antara suka, sayang dan cinta



Saat kau menyukai seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
Saat kau menyayangi seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
Saat kau mencintai seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.

Saat kau menyukai seseorang dan berada di sisinya, maka kau akan bertanya, "Bolehkah aku menciummu?"
Saat kau menyayangi seseorang dan berada di sisinya, maka kau akan bertanya, "Bolehkah aku memelukmu?"
Saat kau mencintai seseorang dan berada di sisinya, maka kau akan menggenggam erat tangannya...

Suka adalah saat ia menangis, kau akan berkata, "Sudahlah, jangan menangis."
Sayang adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.
Cinta adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis di pundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama."

Suka adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Ia sangat cantik dan menawan."
Sayang adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
Cinta adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku..."

Pada saat orang yang kau sukai menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
Pada saat orang yang kau sayangi menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
Pada saat orang yang kau cintai menyakitimu, kau akan berkata, "Tak apa dia hanya tak tahu apa yang dia lakukan."

Pada saat kau suka padanya, kau akan memaksanya untuk menyukaimu.
Pada saat kau sayang padanya, kau akan membiarkannya memilih.
Pada saat kau cinta padanya, kau akan selalu menantinya dengan setia dan tulus...

Suka adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
Sayang adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkanmu.
Cinta adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.

Suka adalah hal yang menuntut.
Sayang adalah hal memberi dan menerima.
Cinta adalah hal yang memberi dengan rela.

Hasil Pilkada Taput 2013

Hasil Quick Count Pilkada Taput Terbaru

Pilkada Taput pada tanggal 10 Oktober 2013 yang dilaksanakan diseluruh Desa / Kelurahan di Kabupaten Tapanuli Utara, untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin (Bupati Tapanuli Utara) periode 2014-2019 nanti, maka diadakanlah pemilihan calon bupati dan wakil bupati tapanuli utara yang dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga Pukul 13.00 WIB yang berlangsung serentak diseluruh wilayah kabupaten tapanuli utara.
Masyarakat memberikan hak pilihnya untuk memilih calon bupati dan wakil bupati tapanuli utara, dan berikut hasil perolehan suara sementara, melalui quik count, namun perlu diperhatikan bahwa hasil ini belumlah hasil final sebab perhitungannya belumlah mencakup seluruh daerah di kabupaten tapanuli utara terutama dari daerah terpencil.

Harga Hewan Termahal Didunia

1. Kucing Bengal
Apakah terlalu banyak $ 42.000 (convert ke rupiah sendiri ya..he..he, menurut itungan saya seh sekitar Rp 32 jutaan)untuk membayar kucing rumah? Yah, berbagai sumber telah melaporkan bahwa di London, Inggris penduduk tidak berpikir begitu ketika dia membeli generasi kedua kucing Bengal pada tahun 1998 selama sekitar £ 25.320. Kucing mahal ini terdaftar dalam Guinness ‘nomor satu tempat untuk jenis kucing paling mahal dibeli. Mereka tidak terlihat seperti mahal, tetapi mereka tidak datang murah. Harga Bengals di mana saja bisa dari $ 970 – $ 4000. The International Cat Association, mengakui Bengal sebagai silsilah kucing, namun peternak Cat ‘Association, terbesar dan tertua pendaftaran kucing, tidak. Hal ini karena mereka memiliki darah ‘liar’ atau ‘non-domestik’ darah dalam warisan baru-baru ini. Generasi kedua kucing Bengal di dilaporkan hibrida antara kucing macan tutul Asia dikawinkan dengan satu kucing rumah tangga.
2. Ikan Tuna ( 1,7 M)
Para pencinta seafood dihebohkan oleh penemuan ikan tuna raksasa. Ikan itu memiliki bobot 233 kg. Biasanya, ikan tuna ukuran besar hanya seberat 40-51 kg. Namun, nasib ikan yang ditangkap di lepas pantai utara Jepang, kini tergolek di pasar pelelangan ikan terbesar Tsukiji Tokyo, Jepang. Ikan tuna jenis bluefin ini dilego seharga 16,3 juta yen atau USD177 ribu. Harga itu setara dengan Rp1. 648.755.000 (Rp9.315 per USD).
3. Ikan Arwana Platinum
Ikan arwana dikenal sebagai salah satu ikan hias paling mahal. Di antara sekian banyak jenis arwana. Arwanaplatinum adalah yang paling mahal. harga satu ekor ikan jenis ini bisa mencapai 80.000 dollar. yang membuat ikan berukuran 15-40 inci ini mahal adalah warnanya yang putih yang merupakan hasil dari beberapa jenis mutasi alam dan sangat langka. ikan dari spesies Osteoglossum ini kebanyakan ditemukan di Amerika Selatan. ikan ini pernah di tawar dengan harga yang sangat tinggi 200.000 poundsterling beberapa tahun lalu oleh importir inggris namun di tolak.
4. Seekor Domba Skotlandia
Domba termahal di dunia harga 3,8 Milyar inilah domba termahal di dunia harga 3,8 Milyar – Seekor domba asal Skotlandia terjual dengan harga 231 ribu poundsterling atau lebih dari Rp 3,8 miliar di sebuah acara lelang ternak Skotlandia. Demikian diwartakan Reuters, Sabtu Harga ini memecahkan rekor sebagai harga domba termahal di dunia.
Jimmy Douglas, pemilik baru hewan bernama Deveronvale ini, mengaguminya lantaran sang domba memiliki tubuh yang bagus dan daging pinggang yang kuat. Setelah membeli domba tersebut, Douglas berencana untuk mengembangbiakkannya. Sang pemilik lama, Graham Morrison, tak menyangka domba miliknya itu bisa mencapai harga begitu tinggi. (Domba termahal di dunia harga 3,8 Milyar)
5. Anjing Tibetan mastiff
Membeli barang dengan harga mahal tidak menjadi masalah bagi seorang jutawan. Apalagi jika sang jutawan menggilai barang yang diburunya. Seperti yang dilakukan seorang jutawan perempuan yang tinggal di wilayah timur China. Ia rela merogoh kocek cukup dalam hanya untuk membeli seekor anjing dengan harga 4 juta yuan (sekitar Rp 5,8 miliar).
Anjing jenis Tibetan Mastiff merupakan keturunan anjing primitif dan dikenal sebagai anjing rumahan. Tibetan Mastiff juga dikenal dengan nama Tsang Khyi dan Do-khyi, yang berarti anjing yang terikat. Maksudnya, anjing ini banyak difungsikan sebagai anjing penjaga rumah.
Sesuai namanya, anjing ini masih banyak dijumpai di wilayah Tibet. Tinggi badannya bisa mencapai lebih dari 80 cm. Namun rata-rata tingginya berkisar antara 61 hingga 72 cm dengan berat badan antara 45 hingga 72 kg.
6. Tokek / Gecko Malaysia (179 M)
Seekor tokek raksasa seberat 64 kilogram yang ditemukan di perbatasan Nunukan-Malaysia di Kalakbakan akhirnya terjual 64 juta ringgit Malaysia atau setara Rp 179,2 miliar (kurs Rp 2.800). “Tokeknya sudah dijual dengan harga RM 1 juta per kilogramnya,” kata Arbin, yang sempat mengabadikan gambar tokek tersebut saat dihubungi melalui telepon selulernya di Malaysia. Sejak HarianTribun Kaltim (Kompas Gramedia Grup) memberitakan penemuan tokek itu, telepon di kantor redaksi ataupun wartawan secara bergantian dihubungi para pengusaha yang mengaku ingin membeli tokek tersebut. Karena itulah, wartawanTribun Kaltim di Nunukan menghubungi Arbin yang berada di Tawau, Malaysia, untuk melihat kembali tokek yang berada di Kalakbakan itu.
Setelah dicek lagi ternyata sudah dibeli oleh orang Indonesia. “Tokeknya dibeli orang Indonesia kemudian dibawa keluar negeri, kalau tidak salah ke China,” kata Arbin. Walau sudah terjual, masih banyak penelepon yang mengejar pembeli tokek tersebut untuk dibeli lagi dengan harga yang lebih mahal. Tidak banyak informasi yang didapatkan Arbin mengenai transaksi tersebut sebab sang pemilik tokek juga sudah berangkat ke Kuala Lumpur. “Saya sudah mencoba mencari informasi siapa yang membeli, namun tidak ada yang tahu. Orang-orang sana cuma menyebutkan ada orang dari Indonesia yang membeli,” ujarnya

Hutan Menyeramkan Di Dunia

image_t6
Ada banyak kisah tentang hutan, yang indah, yang dirusak dan dihancurkan demi kepentingan sesaat manusia. Juga ada sejumlah hutan yang menyimpan cerita mengerikan, Berikut adalah 5 hutan yang paling mengerikan di dunia yang dikutip dariyudhe.com :
1. Hoia-Baciu Woods, Rumania
Hoia Baciu Woods Rumania 5 Hutan Yang Mengerikan di Dunia
Hoia-Baciu di Transylvania menjadi perhatian banyak orang. Penduduk di kota terdekat mengklaim, hutan yang memiliki lingkaran di tengahnya, adalah sebuah portal. Mirip segitiga bermuda. Keyakinan itu muncul setelah seorang penggembala menghilang di sana bersama dengan dua ratus dombanya.
Hampir semua orang yang tinggal dekat hutan tersebut takut untuk memasuki hutan ini. Mereka percaya bahwa orang yang masuk ke dalam hutan tersebut tidak akan pernah kembali. Kalaupun selamat, mereka akan mengalami sejumlah gangguan fisik: gatal pada kulit, mual-mual, muntah, pusing, luka bakar, luka goresan, gelisah dan sensasi-sensasi tubuh yang aneh.
2. Jeritan Arwah di Hutan Aokigahara
Jeritan Arwah di Hutan Aokigahara 5 Hutan Yang Mengerikan di Dunia
Dikenal dengan sebutan “Lautan Pohon”, hutan lebat seluas 32 kilometer di barat laut kaki Gunung Fuji, Jepang adalah salah satu tempat paling mengerikan di dunia.
Namanya, Aokigahara. Rumor menyebut, ia memiliki cadangan besi di bawah tanahnya, yang mengganggu kerja kompas, menyesatkan para pejalan kaki yang menembus belantara.
Yang paling menyedihkan, hutan ini menjadi lokasi bunuh diri, lebih dari 500 kasus yang dilaporkan sejak tahun 1950-an. Penduduk setempat mengklaim kerap mendengar jeritan arwah di tengah malam.
Tingginya angka bunuh diri memicu pemerintah memasang papan imbauan larangan bunuh diri. Sejak tahun 1970, dibentuk tim yang terdiri dari polisi, relawan, dan jurnalis yang bertugas menyusur hutan mencari mayat-mayat.
Namun, kerja tim tersebut kalah berat ketimbang pekerja hutan.
Merekalah yang bertugas membawa mayat dari hutan ke pos penjagaan hutan.Tubuh mayat, yang kadang sudah membusuk, diletakkan di kamar khusus untuk para korban bunuh diri.
Para pekerja itu lalu hom-pim-pah, siapa yang kalah akan diberi tugas khusus — tidur di ruangan bersama jenazah.
Sebab, diyakini akan berakibat buruk jika jenazah ditinggalkan sendirian. Arwah penasaran jenazah itu, ‘yurei’ akan menjerit-jerit sepanjang malam. Tak hanya itu, jenazah itu konon akan berpindah dengan sendirinya.
3. Hutan Hitam ( Black Forest ), Jerman
Hutan Hitam Black Forest Jerman 5 Hutan Yang Mengerikan di Dunia
Hutan ini begitu padat, pohon cemara dan pinus mengjulang rapat, hingga nyaris tak ditembus sinar matahari. Membuat tempat ini ideal sebagai lokasi tinggal mahluk mistis seperti penyihir, manusia serigala, kurcaci baik hati. Kisah hantu, pembunuhan, dan sihir gelap di hutan itu dipopulerkan lewatbuku “The Necromancer”, yang dipublikasikan pada 1794.
4. Hutan Wychwood, Inggris
Hutan Wychwood Inggris 5 Hutan Yang Mengerikan di Dunia
Tangan yang entah dari mana menyentuh bahu orang yang berjalan sendirian, gerobak yang membawa pasangan suami istri dengan dua anak yang terus menangis — adalah penampakan yang dilaporkan terjadi di Hutan Wychwood, Inggris, tempat berburu keluarga kerajaan di Oxfordshire.
Yang paling menghebohkan adalah kisah Amy Robsart, istri bangsawan, Earl of Leicester. Ia ditemukan tewas dengan leher patah, penyebab kematiannya masih misterius. Suatu hari, hantunya menemui suaminya yang sedang berburu di hutan Wychwood dan mengatakan — lelaki itu akan menyusulnya 10 hari kemudian.
Dan benar, sepuluh hari kemudian, Earl of Leicester meninggal dunia karena sakit. Barang siapa yang bertemu dengan hantu itu konon akan menemui nasib tragis.
5.Isla De Las Munecas, Meksiko
Isla De Las Munecas Meksiko 5 Hutan Yang Mengerikan di Dunia
Di pepohonan yang menyebar di pulau dekat ibukota Mexico City, begantungan banyak boneka. Yang memberi efek menyeramkan. Ada kisah mengapa boneka-boneka itu bergelantungan di sana. Suatu hari, penghuni satu-satunya pulau tersebut, Don Julian Santana menemukan jasad seorang gadis di salah satu kanal, 50 tahun lalu.
Di perairan yang sama, ia menemukan boneka. Sebagai penghormatan pada si gadis, ia menggantungkan boneka itu di sebuah pohon. Boneka yang ia gantung di bawah pohon terus bertambah, hingga mencapai ribuan, hingga tahun 2001 — ketika Don Julian Santana ditemukan tenggelam di perairan yang sama.
Sejumlah orang yakin, boneka itu dengan anggota tubuh tak lengkap adalah setan, lainnya menganggap justru boneka itulah yang menjaga pulau tersebut.

Pohon Paling Unik Di Dunia

1. The Bodhi Tree
Pohon Paling Istimewa di Dunia
Pernah mendengar Pohon Buddha? Yeah, pohon yang terdapat di Bodh Gaya, India, diyakini sebagai pohon dimana Siddhartha Gautama mencapai pencerahan sekitar 2.500 tahun yang lalu. Menurut teks-teks Buddhis,tepat setelah Buddha mencapai pencerahan, ia menatap pohon dalam rasa syukur dengan mata tak berkedipselama satu minggu.
The Bodhi Tree dipandang sebagai tempat suci bahkan selama masa Buddha oleh Raja Asoka, yang memegang sebuah festival setiap tahun untuk menghormatinya. Namun, sang Ratu adalah istri “tipe pencemburu” dan pohon itu dibunuh oleh mandu duri. Tapi pohon Bodhi tumbuh kembali di tempat yang samadan dekat sebuah kuil megah yang dibangun di sebelahnya. Bahkan saat ini, pohon termasuk yang paling penting dari empat situs ziarah Buddhis.
#2. Pohon Kehidupan
Pohon Kehidupan ini ditemukan di tengah gurun pasir di Bahrain, jauh dari organisme hidup lain atau sumber air. Ini adalah pohon mesquite berusia 400 tahun, yang akarnya dapat tumbuh lebih dari 160 meter, sehingga tangguh dalam iklim kering. Orang-orang terkadang sering menyebut pohon ini pohon keramat yang juga disebutkan dalam kitab-kitab.
Apapun kasusnya, pohon luar biasa seperti ini menyebabkan legenda berkembang dan menarik perhatianpengunjung dari seluruh dunia untuk melihat sekilas kedahsyatan pohon besar ini.
#3. Major Oak
Penduduk setempat dari Edwinstone, di jantung hutan Sherwood di Nottinghamshire, Inggris percaya pohon tersebut berhubungan Robin Hood telah menjadi tokoh rakyat penting bagi mereka sejak periode abad pertengahan, jauh sebelum film diciptakan.
Beberapa catatan menggambarkan Robin Hood sebagai petani sementara yang lain mengidentifikasi dirinyasebagai orang kaya yang tanahnya dirampas darinya, memaksa dia untuk menjadi penjahat. Apapun asal-usulnya, Pohon Major Oak dalam cerita dongeng menjadi tempat penampungan di mana Robin Hood danMerry Men-nya tidur setelah seharian bekerja “mencuri dari orang kaya dan memberikan kepada orang miskin.”
#4. Árbol del Tule
Ini pohon cemara Montezuma yang terletak di negara bagian Meksiko, Oaxaca dan memiliki batang gagah berani yang ada di dunia. Orang-orang mengira pohon ini tumbuh dari beberapa pohon yang bersatu, namuntes DNA telah membuktikan bahwa pohon tersebut hanya terdiri dari satu pohon.
Pada tahun 2001, pohon ini ditempatkan pada daftar sementara UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. Pohon ini kadang-kadang dijuluki sebagai Pohon Kehidupan karena semua bentuk hewan dapat dilihat di batangnya.
#5. The Basket Tree
Ketika masih kecil, Axel Erlandson pindah dari Swedia ke California dengan keluarganya. Saat ia berusia 41tahun, Axel mulai membentuk pohon sebagai hobi. Desain nya menjadi lebih dan lebih rumit dan akhirnya ia membuka “Pohon Circus.”
Untuk membuat pohon khusus ini, “The Basket Tree” Axel menanam enam pohon ara dalam lingkaran dandicangkokkan secara bersama-sama. Ketika anak-anak bertanya bagaimana dia membuat pohon tumbuhseperti ini, ia hanya akan menjawab, “Saya berbicara dengan mereka.”
#6. Baobab Trees
Walaupun mungkin terlihat seperti pohon dengan bentuk aneh dan unik, pohon horticulturists ini dapat memiliki bentuk menjulang tinggi dengan bentuk ranting daun seperti tangan dikarenakan evolusi.
Pohon-pohon besar dapat tumbuh hingga 50 kaki tingginya. Pohon-pohon asli daerah gersang seperti daratanAfrika, Semenanjung Arab, Madagaskar, dan Australia dan telah digunakan pada musim kemarau untuk mendapatkan pasokan air yang disimpan dalam cekungan di pohon. Bubuk putih dalam polong mereka dapat dimanfaatkan sebagai makanan, dan daunnya memiliki tujuan pengobatan.
#7. The Cotton Tree

Unik dan terbilang istimewa pohon ini tumbuh subur menjulang tinggi diperkotaan ibukota Sierra Leone. pada saat perang Amerika dan Inggris, legenda mengatakan bahwa para budak yang baru dibebaskan mendarat di bibir pantai, berjalan ke pohon raksasa, dan berputar-putar di sekitarnya, memberikan terima kasih untukpembebasan mereka ke lahan bebas. Pada tanggal 11 Maret 1792, mereka mendirikan Freetown, dan hari ini disebut dengan ibukota Sierra Leone. Saat ini, Cotton Tree berdiri tepat di depan gedung Mahkamah AgungFreeto.
#8. Anne Frank Tree
Pohon yang sering disebut Phon Kuda ini terletak di Amsterdam, memberikan secercah kecantikan untuk AnneFrank pada saat ia sedang membutuhkannya. Dalam Diary of a Young Girl, Frank buku terkenal, tentang waktu ia dan keluarganya menghabiskan bersembunyi dari Nazi selama Perang Dunia II, dia menggambarkanpohon khusus ini:
“Hampir setiap pagi aku pergi ke loteng untuk menghirup udara pengap keluar dari paru-paru saya.Dari tempat favorit saya di lantai Aku menatap ke langit biru dan pohon kastanye telanjang, yang cabang-cabangnya ditetesi air hujan sedikit bersinar, muncul seperti perak, dan pada camar danburung lain saat mereka meluncur di atas angin. Selama ini ada, pikirku, aku hidup untuk melihatnya, sinar matahari ini, langit tak berawan, sementara ini berlangsung saya tidak bisa bahagia. ”
Pohon ikonik itu ditiup oleh angin kencang turun selama badai pada tanggal 23 Agustus 2010. Pohon ini menjadi sbuah sejarah tentang Anne dan rumah di mana dia dan keluarganya tinggal.
#9. The Methuselah Tree
Pohon Metusalah seperti seorang kakek yang terasing dari keluarganya dan tak ada seorangpun berbicara padanya. Pohon ini adalah tertua yang dikenal hidup di planet ini, tapi lokasi yang tidak terungkap.
Mungkin karena sebuah pohon yang lebih tua, dijuluki Prometheus, tak sengaja ditebang pada tahun 1964diperkirakan pohon tersebut berusia 4.843 tahun.
#10. The Moon Trees

Sementara pohon Metusalah mewakili sejarah epik planet kita, pohon bulan adalah simbol yang menarik di masa depan. Pada tahun 1971, Stuart Roosa mengambil 500 bibit pohon pada Apollo 14 misi di seluruh bulan.Setelah kembali, biji-bijian muncul dari permukaan yang berkecambah dan tumbuh bersama mahluk Bumiterikat di seluruh dunia.
Pohon-pohon bulan adalah metafora gambar-sempurna untuk masa depan kita sendiri. Mudah-mudahan, kita akan belajar nilai organisme yang sangat membuat bumi tetap hidup, bernapas, dan planet layak huni di tengah-tengah alam semesta yang tampaknya terpencil.